Perubahan Sosial IPS


   Perubahan sosial adalah perubahan yang terjadi sebagai suatu variasi dari cara hidup yang telah diterima karena adanya perubahan kondisi geografi, kebudayaan material, komposisi penduduk, ataupun adanya difusi atau penemuan-penemuan baru dalam kehidupan masyarakat. Perubahan sosial kadang terjadi tanpa kita sadari. Seperti dulu, listrik adalah sesuatu yang tidak semua orang dapatkan. Penduduk masih banyak yang menggunakan lampu tempel atau petromax untuk mendapat cahaya dimalam hari dan harus menggunakan api sebelum menyalakannya. Namun sekarang, kita mempunyai senter yang bisa dibawa kemana saja dengan ukurannya yang kecil. Kita juga tidak harus takut akan terbakar atau habis cahayanya, karena senter menggunakan batre, bukan api seperti petromax.


   Sekarang, semua orang sudah bisa menikmati listrik dirumah masing-masing. Dengan dunia yang semakin berkembang, listrik menjadi sesuatu yang sangat dibutuhkan untuk kehidupan sehari-hari. Kita butuh listrik untuk peralatan rumah tangga, sumber cahaya, dan juga untuk mengisi ulang batre ponsel dan power bank kita. Tapi jangan lupa, di dunia ini tidak ada yang gratis, semua listrik yang kita pakai harus dibayar. Membayar listrik pun ada berbagai caranya. Dulu orang yang ingin membayar listrik harus pergi ke counter khusus. Kita harus lama mengantre, menunggu, dan kadang ada beberapa mesin komputer yang macet saat melakukan transaksi sehingga kita harus menunggu lebih lama. Metode pembayaran itu tentu membutuhkan waktu yang tidak sebentar. Namun sekarang, kita sudah bisa membayar listrik dimanapun kita berada. Ada banyak caranya, seperti transfer menggunakan e-banking yang banyak terdapat di aplikasi ponsel kalian. Atau kalian bisa menggunakan token listrik. Kita tidak perlu susah payah jalan untuk membayar listrik ke counter khusus setiap bulan, karena kita bisa membeli token listrik lewat ponsel kita, lalu memasukkan kode-kode unik ke kWH di rumah masing-masing. Perubahan sosial ini tentu berdampak baik untuk masyarakat.

   Contoh lain perubahan sosial ada banyak, seperti dulu pada saat Indonesia masih dijajah oleh Belanda, para penduduk tidak memiliki cukup uang untu kebutuhan sehari-hari. Mencari sesuap nasi saja sangat susah, apalagi untuk membeli mesin jahit untuk membuat pakaian. Para penduduk terdahulu memakai tenun tradisional untuk membuat kain yang dilakukan dengan manual, tanpa bantuan apapun.


   Semakin bertambahnya umur Indonesia, tentu saja budaya juga akan semakin berkembang. Perubahan sosial yang terjadi sekarang memudahkan masyarakat, seperti adanya mesin jahit. Dahulu kita harus menenun untuk membuat baju dan kain, sekarang sudah ada mesin penjahit. Tentunya perubahan ini dapat membantu masyarakat, dikarenakan mesin jahit dapat mempersingkat waktu. Kita tidak perlu susah payah meluruskan benang, lelah menggerakkan tangan tanpa henti, namun sekarang kita hanya perlu menekan tombol dan menunggu hasil jahitan kita.


   Salah satu contoh lain perubahan sosial yang ada di zaman sekarang adalah transportasi. Transportasi adalah sebuah kendaraan yang digunakan manusia untuk berpindah dari suatu tempat ke tempat lainnya. 10 tahun yang lalu orang-orang selalu menaiki angkutan umum untuk bepergian jarak jauh maupun dekat. Ada juga yang berpergian menggunakan kendaraan pribadi, namun di zaman sekarang orang-orang sudah dimudahkan dengan kemajuan teknologi yang ada, salah satunya yang banyak orang gunakan, yaitu Gojek. Gojek adalah sebuah aplikasi online yang sering digunakan masyarakat Indonesia. Selain cara pemesanan yang mudah, harganya pun terjangkau. Aplikasi ini mungkin adalah perubahan sosial yang paling digemari masyarakat. Bukan hanya mempermudah transportasi, Gojek juga menyediakan fitur-fitur lain yang siap membantu masyarakat. Perubahan sosial tentu akan terus berlanjut seiring dengan dunia yang semakin lama, semakin berubah. Kita semua mau tidak mau harus ikut dan beradaptasi dengan perubahaan itu.



-Kelompok Vidy, Acha, Naya, A'la, Dylan


Comments

Post a Comment

Popular posts from this blog

Hujan Aksara #1

Bahasa Indonesia

Hujan Aksara #2